6 Mei 2012

Marmer putih



Aku ingat hari itu
Hari dimana kau usir aku dari hatimu
Ini begitu mendadak
Tentu saja aku belum siap
Aku belum mencari tempat tinggal baru

Aku ingat hari itu 
Saat aku tersesat
Aku tak tahu harus kemana
Disini begitu banyak pilihan
Aku bingung
Aku Letih
Aku tak tahan

Aku ingat hari itu
Hari dimana aku berhasil menemukan jalan
Tapi ketika aku sampai di ujung jalan, aku mendapat 2 pilihan
kiri atau kanan ?
Aku Ingin kembali saja
Aku bingung
Aku letih
Aku capek

Aku ingat hari itu
Hari dimana aku memilih untuk kembali
tapi, ketika aku masuk, aku hanya mendapat ruangan dengan marmer putih
memberikan kesan dingin
apakah kau sengaja menggantinya ?
Aku bingung
Aku letih
Aku capek

Dan sekarang, Aku akan mengingat hari ini
Hari dimana aku yang memilih untuk meninggalkan hatimu
Karena aku tahu, di atas marmer putihmu itu sangat dingin
Aku tahu kau sengaja memasang marmer putih itu

Apakah suatu saat kau akan mengganti marmer putihmu itu ?
Apakah suatu saat kau akan mecariku kembali ?
Apakah suatu saat kau akan memintaku kembali ?

Ya, Aku harap begitu
Karena aku selalu ada di antara marmer putih itu
Membeku
Karena aku akan selalu ada untukmu
Menghangatkan marmer-marmer putih itu sampai semuanya kembali
Karena aku hanyalah untukmu
dan tinggal di dalam hatimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kalo ada kesalahan, mohon komennya :) makasih
kalo ga mau komen, klik tombol reaksinya aja yah :D