4 Mei 2012

Pelangi Di sudut ruangan



Saat itu, aku sedang punya masalah di sekolah. Rasanya malas sekali pergi kesekolah. Aku orangnya memang pendiam, tapi setidaknya Tuhan tak pernah memberikan sepi kepadaku. Ohya, namaku Chiya, aku duduk di bangku kelas 3 SMP.
Aku merasa semua teman-temanku itu ngejauh. Aku pura-pura 'OK' di depan mereka, padahal dalam hati tuh aku ngga biasa dengan keadaan yang seperti ini. Aku diam, aku ngga cerita sama mama sama papa karena aku ngga mau buat mereka repot dengan masalahku, aku harus bersikap dewasa, aku harus menyelesaikan masalahku sendiri.

Aku nggak tahu, ini memang aku yang dijauhin atau memang cuma perasaanku saja. Yang jelas aku yakin, dibalik ini semua aku akan dapat kejutan dari Tuhan :)
"Chesa, kenapa sih, kamu jauhin aku ? emang aku salah apa sama kamu ?" Ini sahabatku, namanya Chesa, dia baik kok sama aku, tapi, akhir-akhir ini sikapnya berubah. aku tahu, emang banyak teman yang lain, tapi, aku nggak terbiasa dengan yang namanya 'Lain' . Aku cuma terbiasa sama Chesa. "Berubah kenapa ? Ngga kok, aku biasa aja, everything is OK," Tuh kan, kalo di tanya pasti jawabannya baik-baik saya terus. Dia nggak tahu perasaanku sih. Ini yang namaya sahabat ?
Kalo bahas tentang masalah aku sama Chesa, jadi ingat sama kejadian 2 tahun lalu, pada saat itu, kami baru saja masuk kelas 1 SMP, aku kenalan sama Chesa, dan mulai saat itu, kami jadi sahabat, "Chiya, kalo menurut aku, sahabat itu seperti pelangi, soalnya mereka tuh berbeda, tapi tetap bisa jadi indah, ya 'kan ?" Aku ingat banget sama kata-kata Chesa yang itu. Tapi sekarang ? Eleh-eleh, dia tuh ngga bisa jadi pelangi, cuma bisa jadi awan hujan yang nimbulin hujan. Kalo jadi pelangi aja ngga bisa, apalagi ntar mau jadi Matahari, mau jadi bintang.
Malam itu, aku terus teringat sama Chesa. Aku kangen sama dia yang dulu, aku kangen pas kami masih main sama-sama, masih foto bareng.
"Chiya, kamu dimana ?" Haha, rasain tuh Chesa, dia nggak bakalan nemuin aku, Aku kan, paling jago kalo main umpetan. Eh, tapi itu apa ? Gambar pelangi ! Di sudut gudang seperti ini ? warnanya juga kebalik, Ungu-Merah, bukan Merha-Ungu. Tapi... "Chiya ! Ih kamu.. Eh apa itu ?" Chesa ? Dia nemuin aku, "Iya, aku baru ingat, ini pelangi yang aku gambar beberapa tahun lalu, aku nggak tahu sih, kapan. tapi aku ingat, ini aku yang gambar." aneh ya. Keesokan harinya, "Chesa, kamu kenapa ? cerita dong sama aku," Aku melihat Chesa sendirian dikelas, yaudah, aku hampiri aja dia, mungkin ini bisa nyelesain masalah, "Chiya ? Udah aku ngga mau cerita sama kamu !" loh Chesa..."Chiya ! Bangun, ini sudah pagi," Apaan sih mamaa... 'kriing...kring...' Waaaa! udah jam 7 ! aku kan harus sekolah! Eh, jadi tadi cuma mimpi gitu ? Tapi, maksud dari semuanya apa ? Pelangi, terus Chesa ? Aha, mungkin ini artinya, aku bakalan ketemu lagi sama pelangi itu, yap, Chesa. Chesa yang dulu. walaupun aku nggak tahu kenapa pelangi itu ada di sudut ruangan trus susunan warnya terbalik. yakin sama Tuhan aja, pasti arti dari mimpi ini baik. Ohiya, aku sekolah dulu, ntar telat nih, dadaa~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kalo ada kesalahan, mohon komennya :) makasih
kalo ga mau komen, klik tombol reaksinya aja yah :D